Senin, 15 Maret 2010

Harimu Adalah Hari Ini

Harimu Adalah Hari Ini

 

            Hanya hari ini Aku akan dapat menghirup udara kehidupan, maka aku akan berbuat baik kepada orang lain dan mengulurkan tangan kepada siapapun. Aku akan menjenguk mereka yang sakit, mengantarkan jenazah, menunjukkan jalan bagi yang tersesat, memberi makan orang kelaparan, menolong orang yang sedang kesulitan, membantu orang yang di zhalimi, meringankan penderitaan orang yang lemah, mengasuhi mereka yang menderita, menghormati orang-orang alim, menyayangi anak kecil, dan berbakti kepada orangtua.

             Aku hanya akan hidup hari ini, maka aku akan mengucapkan, “Wahai masa lalu yang telah berlalu dan selesai, tenggelamlah seperti mataharimu. Aku tak akan menangisi kepergianmu, dan kamu tidak akan pernah melihatku termenung sedikit pun untuk mengingatmu. Kamu telah meninggalkan kami semua, pergi dan tak akan pernah kembali lagi.”

             “Wahai masa depan, engkau masih dalam keghaiban! Maka aku tidak akan pernah bermain dengan khayalan dan menjual diri hanya untuk sebuah dugaan. Aku pun tidak akan pernah memburu sesuatu yang belum tentu ada, karena esok hari mungkin tak ada sesuatu; esok hari adalah sesuatu yang belum di ciptakan dan tidak ada satu pun darinya yang dapat di sebutkan.”

             Biarkan hari esok itu datang dengan sendirinya; jangan pernah menanyakan kabar beritanya, dan jangan pula pernah menanti serangan petakanya! Sebab, hari ini anda sudah sangat sibuk.  Kutipan La Tahzan, DR. Aidh Al-Qarni.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar